Saturday, April 22, 2017

Facebook Spaces, Menjelajahi dunia Virtual-Reality bersama teman!

Tags

Apa itu Facebook Spaces?



Apa Itu Facebook Spaces - Pada konfrensi F8 tahun ini, Mark Zuckerberg mengenalkan produk terbaru Facebook yang saat ini sudah diluncurkan dalam versi beta. 

Produk ini memanfaatkan teknologi Virtual Reality, dimana kamu dalam wujud animasi bisa terhubung dengan wujud animasi 3D teman Facebook-mu dan melakukan apapun mulai dari share foto, share video dengan tampilan 360-derajat, menggambar, atau mengambil foto selfie virtual yang bisa kamu share di wall Facebook-mu. 

Sepertinya itu hal yang biasa. Namun yang membuat ini cukup menarik karena semua kegiatan itu dilakukan dalam dunia virtual.


Facebook Spaces adalah nama fitur baru ini. Tujuannya adalah membuat pengalaman sosial kamu dengan teman-teman Facebook-mu yang walaupun dipisahkan oleh jarak, namun tetap bisa berinteraksi dan berkomunikasi seakan-akan kalian berada di tempat yang sama, yaitu di dunia virtual-reality. Akses Facebook Spaces membutuhkan perangkat VR, dan saat ini baru tersedia untuk Oculus Rift.


Avatar

Kamu bisa membuat sendiri avatar yang menurutmu cocok, kamu bisa mengatur model rambut, warna rambut, warna mata, dan lainnya. Atau kamu bisa membuat avatar yang benar-benar mirip denganmu. Caranya cukup mudah, pilih satu dari foto kamu yang ada di Facebook, lalu pilih opsi  avatar yang tersedia untuk mewakili dirimu di Dunia virtual.
techsigntic-avatar


Komunikasi

Kamu bisa berkomunikasi sungguhan, berhadap-hadapan dengan teman Facebook seperti di dunia nyata, avatarmu akan terlihat benar-benar berbicara, menggerakkan mulutnya. Semua gerakan avatarmu di dunia virtual akan sama persis dengan gerakanmu di dunia nyata saat kamu sedang aktif di Space.


Mengundang teman

Dalam dunia vitualmu yang disebut dengan Space, kamu bisa mengundang teman untuk mengunjungi Space milikmu. Untuk saat ini, satu Space bisa menampung 4 avatar (kamu dan 3 orang temanmu). 
Dalam Space kamu bisa menggambar apapun itu, menggunakan pena virtual. Kamu juga bisa memindah-mindahkan gambar itu dan berinteraksi dengannya.
techsigntic-invite

Kamu juga bisa “jalan-jalan” a.k.a hangout dengan temanmu menggunakan video yang ditampilkan menyeluruh 360-derajat, sehingga kamu akan merasakan pengalaman 3dimensi di dunia virtual. Tak hanya itu, kamu juga dapat menelfon seseorang di dunia nyata melalui Space. Saat teman Facebook yang kamu hubungi menjawab telfonmu, maka akan muncul window secara otomatis di Space dan temanmu akan melihat kamu dalam wujud avatarmu.
techsigntic-call

Tongsis

Karena sekarang era-nya selfie, kamu tak akan kecewa saat hangout di dunia virtual bareng teman-temanmu. Karena disediakan tongsis virtual di Space. Kamu bisa berpose gila-gilaan sepuasnya. Dan share foto itu di wall Facebook-mu.
techsigntic-tongsis




Pros

 

New Experiences with VR

Teknologi VR benar-benar menarik minat pecinta teknologi manapun saat ini. Hal itulah yang dilihat sebagai peluang oleh Facebook. Kamu bisa berinteraksi dalam dunia virtual dengan siapapun dimanapun, tanpa harus khawatir dengan jarak. Kamu yang saat ini berada di Jakarta misalnya, bisa berkomunikasi secara langsung dalam dunia virtual dengan teman Facebook-mu yang jaraknya mungkin puluhan kilometer dari kamu. Asalkan ada koneksi internet yang lancar dan perangkat Oculus Rift. Well. Move!



Cons

 

Mahal!!!

Yup, mahal guys! Kamu harus merogoh kocek hingga $1000  hanya untuk membeli perangkat Oculus Rift dan komputer untuk menjalankan Facebook Spaces. Karenanya software Facebook Spaces masih diluncurkan dalam versi beta, dan benar-benar merupakan eksperimen teknologi.

Lonely!!!

Yah, katakanlah kamu adalah gadgetholic yang selalu punya gadget-gadget terbaru, tak terkecuali Oculus Rift. Kamu juga tertarik dengan Facebook Spaces. Kamu sudah install software nya. Kamu sudah membuat avatar yang kamu anggap benar-benar mewakili dirimu. Kamu sudah tampil kece, senyum sumringah, semangat menjelajahi petualangan di dunia baru. Tanganmu, oke, ralat. Tangan virtual mu menekan tombol tak kasat mata di udara untuk mengundang teman-teman mu ke Space milikmu. Sudah kamu bayangkan keceriaan dan keseruan yang akan kalian lakukan. Terereng…
Tak ada yang bisa kamu lakukan. Kamu kuciwa, tak ada satupun teman mu yang aktif di Facebook Spaces.

Bisa dikatakan ini adalah tantangan bagi Facebook Spaces. Masih sedikit orang yang memiliki Oculus Rift jika dibandingkan dengan jumlah pengguna Facebook aktif saat ini. apalagi di negara dunia bagian kedua dan ketiga.

Kurang fungsional.

Pertama. Kamu cuma bisa mengundang 3 teman Facebook-mu ke Space milikmu dalam 1 waktu, jadi 1 Space bisa menapung 4 akun Facebook = 4 avatar dalam satu waktu, mungkin akan ada pengembangan lebih lanjut mengenai masalah kuantitas ini. Mungkin saja akan dilakukan upgrade sehingga dalam satu Space bisa menampung lebih banyak avatar.

Kedua. Tujuan Facebook Spaces ini adalah menghubungkan kamu dengan temanmu disertai pengalaman dan interaksi mendalam di dalam sebuah dunia virtual sebagai solusi dari jarak yang membatasi kamu dan temanmu. Namun, untuk melakukannya, kamu-dan user lainnya diharuskan duduk atau berdiri (sesuka kamu, mana yang nyaman aja) disebuah tempat sepi dan tenang, dimana kamu tidak akan diganggu ketika menyelami dunia virtual namun masih terkoneksi dengan internet dan listrik sambil menggunakan Oculus. 

Tapi, jika kamu benar-benar ingin berinteraksi dengan temanmu, kenapa tidak langsung ketemuan saja? Toh juga kebanyakan teman Facebook-mu adalah teman-teman pergaulanmu sehari-hari yang akan kamu temui di sekolah, kampus, tempat les, atau di taman kompleks.

Kalaupun kamu dan teman Facebook-mu terpisah jarak, ada banyak aplikasi video call gratis tanpa perlu hardware seperti Oculus yang bisa kamu gunakan. Ada Google Hangout, WhatsApp Video Call dan lainnya yang bahkan membawakan wajah asli mereka kehadapanmu.

Mungkin teknologi mahal ini akan lebih bermanfaat jika ada fitur lainnya, seperti nobar di dunia virtual, atau ngabuburit di dunia virtual, bahkan main bola bareng. Kan lebih asik.
Atau digunakan untuk keperluan bisnis, dimana avatarmu akan melakukan presentasi dihadapan klien yang berada di luar negeri. Atau untuk interview kerja.

Yah, mungkin karena masih teknologi baru, siapa tahu beberapa waktu lagi akan ada fitur tambahan yang tidak membuat seribu dolar terbuang percuma hanya untuk main gambar-gambaran di dunia virtual. Mungkin nanti mengadakan pesta pernikahan di dunia virtual malah sudah menjadi hal yang biasa. Who knows?

Jika beberapa tahun kedepan, harga Oculus maupun perangkat VR lainnya sudah merakyat, dijalanan kita tak lagi melihat orang-orang menunduk menatap layar smartphone cekikikan ketawa-ketawa sendiri. Melainkan kamu akan melihat orang-orang menatap lurus kedepan sambil menggunakan kacamata besar aneh dan memengang alat seperti joystick. 
Sambal cekikikan ketawa-ketawa sendiri.


EmoticonEmoticon